Lokomotif Diesel Hidrolik dan Peran Pembinaan Regulator

26-11-2025 / 31 Views

Lokomotif CC300 berjenis Diesel Hidrolik tidak kehilangan daya gerak ketika melintasi jalur kereta api yang terdampak banjir setinggi hingga 18 sentimeter di area Daop 4 Semarang. “Keunggulan” itu membuatnya handal untuk perbantuan melancarkan arus lalu lintas kereta api jalur utara jawa yang tergenang banjir, namun apakah hanya sebatas itu peran Lokomotif CC300?

 

Lokomotif CC300 belum banyak dikenal masyarakat umum, tapi di kalangan komunitas pecinta kereta api (mahfum disebut railfans) keberadaan Lokomotif CC300 menjadi primadona sekaligus pergunjingan, karena jarang berada di lintas raya kereta api Indonesia. Maklum Lokomotif CC300 tidak beroperasi secara reguler karena tidak berada di bawah kepemilikan PT Kereta Api Indonesia (Persero), melainkan milik Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Tulisan ini selain untuk memperkaya khazanah tentang eksistensi Lokomotif CC300 barangkali juga untuk merespon para pecinta kereta api yang banyak membicarakan sepak terjang Lokomotif CC300 di perkeretaapian nasional. Ulasannya nanti akan menjawab seputar mengapa Lokomotif Diesel Hidrolik masih dibutuhkan di Indonesia? Dilihat dari kondisi infrastuktur prasarana dan alam di jalur rel di Indonesia, maupun dari sisi lainnya.

Lokomotif Diesel Hidrolik CC300 diproduksi oleh PT INKA (Persero). Seperti dikutip dari laman produk di website PT INKA (Persero), Lokomotif Diesel Hidrolik dapat diartikan sebagai sebuah sarana perkeretaapian yang menggunakan mesin diesel dengan transmisi hidrolik. Sementara itu PT KAI (Persero) banyak mengoperasikan Lokomotif berjenis Diesel Elektrik, yaitu lokomotif yang dilengkapi dengan sistem penggerak daya elektrik, di mana satu unit lokomotif dapat memanfaatkan dua sumber tenaga, yaitu mesin diesel dan tenaga listrik. Berbeda dengan kebanyakan lokmotif yang dioperasikan PT KAI (Persero) tersebut, lokomotif diesel hidrolik diklaim oleh produsennya memiliki tenaga lebih besar dibanding dengan Lokomotif Diesel Elektrik.

Lokomotif CC300 dalam riwayatnya dipesan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ke PT INKA (Persero) tahun 2009. Lokomotif yang dipesan sebanyak lima unit. PT INKA kemudian secara bertahap mengirimkan lokomotif, tiga unit produksi tahun 2012, dua unit produksi tahun 2014. Riwayat ini tercatat di laman resmi PT INKA (Persero), www.inka.co.id.

Saat ini tiga Lokomotif CC300 berada di Pulau Jawa, di Jawa Tengah dan Jakarta, dan dua lainnya di Pulau Sumatera, tepatnya di Medan dan Lampung.

Pasca penyerahan produk dari PT INKA (Persero), Lokomotif CC300 telah berapa kali digunakan untuk kepentingan layanan transportasi umum. Mengutip Antaranews.com portal resmi kantor berita nasional Antara, tercatat pada medio 2019 keberadaan Lokomotif CC300 pernah dipakai untuk menarik rangkaian KA Pangrango Tambahan sebagai layanan transportasi kereta api relasi Bogor-Sukabumi. Lokomotif ini sudah dilengkapi genset di dalamnya, sehingga tidak perlu lagi menarik 1 gerbong khusus untuk genset seperti yang biasa dilakukan pada di kereta penumpang diesel umumnya. Diesel ini nantinya berfungsi untuk membangkitkan fasilitas elektronik di dalam kereta seperti fasilitas penerangan (lampu) dan penyejuk udara (AC).

Portal berita Kompas.com mengangkat tajuk artikel, Lokomotif KA Pangrango Tambahan Cocok di Pegunungan dan Terjang Banjir. Lokomotif KA Pangrango Tambahan yang ditunjuk itu, tidak lain adalah Lokomotif CC300, dan kondisi medan yang disebut merupakan karakteristik alam jalur kereta api Bogor-Sukabumi. Tenaga yang diklaim produsen lebih besar dibanding lokomotif diesel elektrik, diatas kertas membuatnya lebih kuat untuk melintasi jalur kereta api menanjak.

Namun demikian, di sisi lain, pengoperasian layanan transportasi perkeretaapian massal secara ketentuan sejatinya menjadi tanggung jawab operator perkeretaapian. Merujuk pada UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian, didalamnya telah memisahkan peran regulator (Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan) dan operator (Badan Usaha, seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero)) untuk memastikan penyelenggaraan transportasi kereta api yang efektif dan aman.

Penggunaan lokomotif reguler untuk penyelenggaraan angkutan kereta api di Indonesia menjadi wilayah operasional PT KAI (Persero) sebagai operator perkeretaapian. PT KAI (Persero) memiliki hak untuk melakukan pengadaan lokomotif sesuai kebutuhan operasional, dengan mempertimbangkan sisi efektifitas dan efisiensi penggunaan untuk angkutan kereta api nantinya. PT KAI (Persero) memilih Lokomotif Diesel Elektrik untuk memenuhi kebutuhan sarana penarik rangkaian kereta api.

Sedangkan Lokomotif CC300 milik Ditjen Perkeretaapian yang merupakan sarana perkeretaapian milik negara (SMN), berfungsi untuk mendukung fungsi pembinaan di bidang perkeretaapian yang dilaksanakan oleh Pemerintah sebagai regulator. Pembinaan yang dimaksud ditentukan di Undang-Undang meliputi pengaturan, pengendalian dan pengawasan bidang perkeretaapian. Pembinaan tersebut diarahkan dengan tujuan untuk memperlancar perpindahan orang dan/atau barang secara massal dengan selamat, aman, nyaman, cepat, tepat, tertib, dan teratur, serta efisien.

Sehingga pengoperasian Lokomotif CC300 di lintas Bogor-Sukabumi relevan dalam konteks tugas pembinaan perkeretaapian oleh pemerintah yang diarahkan untuk memperlancar lalu lintas transportasi perkeretaapian antar kota.

Pengoperasian Lokomotif CC300 dengan konteks tersebut juga bisa dilihat ketika terjadi bencana banjir di petak jalur antara Stasiun Semarang Tawang – Alastua pada akhir Oktober 2025. Genangan air pada jalur rel kilometer 2+3 hingga 3+0 baik pada jalur hulu maupun hilir antara petak jalan rel Stasiun Alastua–Semarang Tawang, diakibatkan karena curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Semarang. Ketinggian air di beberapa titik mencapai 18 sentimeter, mengakibatkan terganggunya perjalanan beberapa kereta api jarak jauh yang melintasi wilayah tersebut. Lokomotif CC300 kemudian digunakan untuk melaksanakan proses evakuasi kereta api yang terdampak banjir. Operasi tanggap darurat tersebut dilakukan selama dua hari, 28 dan 29 Oktober 2025, bekerja sama dengan PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang.

Dalam satu malam, Lokomotif CC300 berhasil mengevakuasi beberapa rangkaian kereta, antara lain KA Matarmaja, KA Dharmawangsa, KA Harina, dan KA Airlangga. Proses evakuasi berlangsung lancar dan aman hingga dini hari, hari kedua, Rabu (29/10/2025). Hari kedua kegiatan evakuasi masih berlanjut. Pukul 00.58 WIB, Lokomotif CC300 menarik KA Pandalungan dari Stasiun Alastua menuju Stasiun Semarang Tawang. Tak lama berselang, KA Parcel juga berhasil dievakuasi dua kali pada lintas Stasiun Semarang Tawang–Alastua dan Stasiun Tegowanu–Semarang Tawang. Tak berhenti, menjelang siang, pukul 11.52 WIB, Lokmotif CC300 kembali beroperasi menarik KA Sembrani, disusul dengan evakuasi KA Blambangan Ekspres pada pukul 18.52 WIB.

Meski genangan air mencapai 15–18 sentimeter, Lokomotif CC300 tetap mampu melintas dengan aman berkat desain sistem kelistrikan yang ditempatkan di bagian atas lokomotif, sehingga tidak mudah korsleting bahkan saat terendam hingga ketinggian satu meter (klaim di laman PT INKA). Ada beberapa fitur yang disematkan pada Lokomotif CC300. Beberapa diantaranya telah mengadopsi teknologi anti banjir. Teknologi ini juga menjadi teknologi pertama yang diterapkan di lokomotif.

Keandalan konstruksi mesin diesel hidrolik Lokomotif CC300 dalam melewati genangan air dan menarik rangkaian panjang terbukti membantu memperlancar arus perjalanan kereta api di tengah kondisi darurat. Sebagai SMN, dan dalam konteks pelaksanaan pengendalian arus lalu lintas perkeretaapian oleh regulator, Lokomotif CC300 secara konkret telah mendukung operasional perkeretaapian yang tangguh, terutama untuk fungsi penanganan darurat di daerah rawan banjir.

Sebagai bentuk hadirnya negara, mengutip Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 44 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga atas PM 92 Tahun 2021 tentang Besaran, Persyaratan, dan Tata Cara Pengenaan Taris Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Sampai Dengan Rp0,00 (Nol Rupiah) atau 0% (Nol Persen), maka pada penggunaan Lokomotif CC300 dalam kondisi bencana alam seperti banjir Stasiun Semarang Tawang-Alastua ini tidak dikenakan biaya atau Rp 0,-. Hal ini dilakukan demi mendukung kelancaran operasional dan pelayanan publik di sektor perkeretaapian.

Selain untuk memenuhi transportasi perintis dan penanganan kondisi darurat, Lokomotif CC300 juga digunakan untuk tugas-tugas lain seperti pengembangan infrastruktur perkeretaapian, serta untuk meningkatkan kompetensi Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan teknisi perkeretaapian.

Pengoperasian Lokomotif CC300 di proyek infrastruktur perkeretaapian terjadi pada proyek pembangunan Jembatan Layang Simpang Joglo. Setidaknya sudah dua kali, Lokomotif CC300 dioperasikan untuk Uji Beban jembatan. Agenda pertama, di tahun 2024, tepatnya hari Kamis (24/10/2024), Uji Beban dilakukan pada Jembatan Layang Simpang Joglo, kala itu masih melintang satu jalur di atas jembatan. Lokomotif yang dirangkai total ada 8 unit, dua Lokomotif CC300, enam lain lokomotif milik PT KAI (Persero).

Agenda kedua, dilakukan pada agenda Pekerjaan Pengujian Beban Pada Jembatan Simpang Joglo Pada Pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda Semarang-Solo Fase I (Solobalapan-Kadipiro-Kalioso), pada 18 dan 19 November 2025. Pengujian beban tahun 2025, dilakukan pada dua jalur yang melintang di atas jembatan. Balai Perawatan Perkeretaapian menerjunkan dua unit lokomotif dengan nomor sarana CC 300 12 01 dan CC 300 12 03. Kali ini ada 16 lokomotif yang dilibatkan dengan formasi dua rangkaian, karena untuk menguji dua jalur kereta api. Setiap rangkaian terdiri dari 8 lokomotif, satu Lokomotif CC300 dirangkaikan bersama tujuh lokomotif milik PT KAI (Persero). Pada prakteknya dua rangkaian tersebut dimobilisasi secara bersamaan pada dua jalur kereta api diatas Jembatan Simpang Joglo.

Agenda Uji Beban merupakan langkah penting untuk memastikan kelayakan operasional jembatan sebelum digunakan secara penuh oleh kereta reguler. Balai Perawatan Perkeretaapian bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang dan PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang berkolaborasi pada keseluruhan rangkaian persiapan, mulai dari inspeksi, pengecekan kelengkapan, hingga proses mobilisasi lokomotif di atas lintasan Jembatan Simpang Joglo.

Selanjutnya Lokomotif CC300 seperti disebutkan didepan, menjadi laboratorium untuk praktik pengoperasian dan perawatan lokomotif diesel hidrolik bagi Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan teknisi perkeretapaian. Lokomotif CC300 yang stabling di Workshop Ngrombo, telah beberapa kali digunakan sebagai sarana pembelajaran. Tercatat tidak hanya staf dari Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Ditjen Perkeretaapian yang melaksanakan Diklat atau praktik pelatihan di bidang Sarana Perkeretaapian, melainkan datang dari insan Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.

Berbagai peran yang telah dijalankan oleh Lokomotif CC300 sebagai Sarana Perkeretaapian Milik Negara turut memberikan potret, bagaimana pemerintah selaku regulator perkeretaapian telah melaksanakan mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 dalam hal pembinaan di bidang perkeretaapian. Pembinaan dalam konteks pengoperasian Lokomotif CC300 diarahkan dengan tujuan untuk memperlancar perpindahan orang dan/atau barang secara massal dengan selamat, aman, nyaman, cepat, tepat, tertib, dan teratur, serta efisien, baik melalui pekerjaan tanggap darurat bencana di lintas kereta api, pembangunan konstruksi prasarana perkeretaapian, maupun pada agenda untuk pemenuhan tenaga yang sesuai kualifikasi keahlian di bidang sarana perkeretaapian. (yogo)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.