Plt Direktur Prasarana Perkeretaapian Dampingi Menteri Perhubungan Tinjau Penanganan Banjir di Stasiun Pekalongan

21-01-2026 / 15 Views

Jawa Tengah (21/1/26) — Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono dan Plt. Direktur Prasarana Perkeretaapian Catur Wicaksono, melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah, untuk meninjau langsung penanganan bencana banjir yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api. 

Banjir yang terjadi sejak 16 Januari 2026 tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Bremi dan Sungai Meduri akibat curah hujan tinggi di wilayah Kota Pekalongan. Kondisi ini mengakibatkan genangan air yang merendam sebagian lintasan rel dan emplasemen stasiun, sehingga sejumlah jalur dan perangkat operasional harus dinonaktifkan sementara demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Kehadiran jajaran pimpinan Kementerian Perhubungan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, khususnya pengguna jasa kereta api. Turut hadir dalam tinjauan tersebut jajaran Pemerintah Kota Pekalongan, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, serta PT Kereta Api Indonesia (Persero). Peninjauan dilakukan langsung di lokasi terdampak pada petak jalan sekitar KM 88+400 hingga KM 89+100. 

Terpantau sejak malam 16 Januari 2026,  genangan air mulai mengganggu kawasan Stasiun Pekalongan. Luapan air sungai merendam sebagian lintasan rel dan emplasemen stasiun, sehingga beberapa jalur dan perangkat operasional harus dinonaktifkan sementara demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat melakukan langkah penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan meliputi penyesuaian dan penguatan prasarana perkeretaapian, antara lain peninggian jalur, perbaikan lintasan, serta normalisasi sistem pendukung yang terdampak banjir.

Berkat upaya penanganan yang terkoordinasi, hingga 21 Januari 2026 kondisi di sekitar Stasiun Pekalongan berangsur membaik. Genangan air telah surut, seluruh jalur dan perangkat operasional kembali berfungsi, serta perjalanan kereta api mulai dilayani secara bertahap sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

Meskipun sempat terjadi gangguan berupa keterlambatan, pengalihan rute, dan pembatalan sementara perjalanan kereta api, seluruh langkah penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan penumpang serta percepatan pemulihan layanan kepada masyarakat.  Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan pemantauan intensif dan perbaikan berkelanjutan, sebagai komitmen bersama dalam menjaga keandalan prasarana serta keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko bencana. (DPP)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.