Siap Wujudkan Mudik Lebaran 2026 Aman dan Lancar, BTP Kelas I Surabaya dan Polda Jatim Antisipasi Daerah Rawan Bencana hingga Perlintasan Sebidang di Jatim
02-03-2026 / 21 ViewsSurabaya – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya berkomitmen mewujudkan Angkutan Lebaran 2026 yang aman, selamat, dan lancar di wilayah Jawa Timur. Upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor terus dilakukan, salah satunya dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang diselenggarakan Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya, Senin (2/3/2026).
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K., selaku pimpinan rapat menegaskan bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terjalin sebelum, selama, dan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Hal ini mengingat peningkatan aktivitas masyarakat tidak hanya terjadi saat hari perayaan, tetapi juga pada periode arus mudik dan balik.
“Perayaan Idulfitri identik dengan tradisi mudik serta meningkatnya aktivitas di pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Kondisi ini berdampak pada lonjakan mobilitas orang dan barang secara bersamaan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, baik dari aspek kriminalitas maupun kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas),” ujar AKBP Doni dalam sambutannya.
Ia berharap seluruh stakeholder mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi dengan langkah-langkah konkret guna mencegah perlambatan arus lalu lintas maupun kecelakaan dengan korban fatal.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BTP Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan sejumlah langkah kesiapan menjelang Angkutan Lebaran 2026. Beberapa di antaranya meliputi rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM), rampcheck sarana dan prasarana, serta inspeksi keselamatan yang telah diselesaikan.
“Kami juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan longsor yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Selain itu, terdapat jalur dan jembatan yang menjadi fokus pemantauan, seperti di Terowongan Mrawan dan Garahan,” jelas Denny.
Selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 18–30 Maret 2026, BTP Kelas I Surabaya menyiapkan personel untuk diterjunkan di berbagai titik. Koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di wilayah kerja BTP Kelas I Surabaya juga terus diperkuat.
“Kami berkoordinasi dengan Daop 7 Madiun, Daop 8 Surabaya, dan Daop 9 Jember untuk memantau perjalanan kereta api, mendata jumlah penumpang serta angkutan barang. Kami juga menyiapkan posko induk di kantor BTP yang menghimpun informasi dari seluruh posko di masing-masing Daop dan satuan pelayanan,” imbuhnya.
Tahun ini, layanan Angkutan Motor Gratis (Motis) dari DJKA juga dapat dinikmati masyarakat Jawa Timur, khususnya hingga Kota Madiun. Setiap hari, layanan ini diproyeksikan mengangkut sekitar 150 unit sepeda motor.
“Hal ini perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di Madiun. Kami berharap Daop 7 telah menyiapkan lahan parkir dan lokasi pengambilan motor agar tidak mengganggu lalu lintas jalan, mengingat Stasiun Madiun berdekatan dengan perlintasan sebidang,” terang Denny.
Ia juga berharap Dinas Perhubungan kabupaten/kota di Jawa Timur memberikan perhatian lebih terhadap perlintasan sebidang yang rawan kemacetan dan kecelakaan. Dari total 916 perlintasan sebidang resmi di Jawa Timur, masih terdapat 295 perlintasan yang belum dijaga.
“Kami memohon dukungan pemerintah daerah untuk melakukan edukasi dan sosialisasi, khususnya pada perlintasan swadaya. Selama masa angkutan Lebaran, frekuensi perjalanan kereta api meningkat signifikan. Selain itu, penting memastikan petugas tidak bekerja melebihi jam kerja karena faktor kelelahan sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.
Denny memastikan seluruh langkah antisipasi dan solusi atas potensi gangguan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 telah dipersiapkan secara matang. Kolaborasi bersama seluruh stakeholder di Jawa Timur akan terus ditingkatkan demi menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. (NSA)

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.