Rapat Koordinasi Pengembangan Jaringan Kereta Api Nasional
23-04-2026 / 11 ViewsJakarta, dalam momentum peringatan Hari Transportasi Nasional, penguatan sistem transportasi nasional terus didorong melalui kolaborasi dan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Hal ini tercermin dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Jaringan Kereta Api Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada Rabu (22/4) di Stasiun Tanah Abang.
Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Menteri PPN/Kepala Bappenas, Kepala BRIN, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Kepala BP BUMN, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Direktur Utama PT KAI, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA DJKA, Direktur Keselamatan Perkeretaapian DJKA, serta kementerian/lembaga terkait lainnya beserta jajaran. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa pembangunan perkeretaapian bukan hanya isu transportasi, tetapi juga berkaitan erat dengan perencanaan pembangunan, tata ruang, investasi, industri, hingga pengembangan wilayah.
Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat peran transportasi massal, khususnya perkeretaapian, sebagai tulang punggung pembangunan nasional dan kewilayahan.
Dalam forum ini ditegaskan bahwa sinergi lintas kementerian dan lembaga menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan pembangunan jaringan kereta api nasional. Tanpa koordinasi yang kuat, perencanaan berpotensi berjalan parsial, pelaksanaan tidak terintegrasi, serta kebijakan tidak efektif menjawab kebutuhan di lapangan. Sebaliknya, melalui kolaborasi yang solid, setiap kebijakan dapat saling melengkapi—mulai dari perencanaan, penganggaran, penataan ruang, hingga implementasi—sehingga menghasilkan sistem transportasi yang terhubung, efisien, dan berkelanjutan.
Pengembangan jaringan kereta api nasional pun ditegaskan sebagai prioritas strategis, dengan fokus pada:
- Peningkatan efisiensi logistik;
- Penguatan transportasi ramah lingkungan guna menurunkan emisi karbon;
- Kemandirian industri perkeretaapian melalui kolaborasi yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari Instansi yang berperan dalam pembangunan perkeretaapian nasional, Direktorat Jenderal Perkeretaapian hadir sebagai perwakilan Kementerian Perhubungan. Dalam perannya, Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian turut memastikan bahwa arah kebijakan nasional dapat diterjemahkan secara tepat melalui pelaksanaan teknis di lapangan, sekaligus memperkuat keterhubungan antara perencanaan pusat dan kebutuhan riil di daerah.
Transportasi yang terintegrasi tidak lahir dari kerja satu pihak—melainkan dari kolaborasi yang solid. Dari pusat hingga daerah, dari perencanaan hingga implementasi, sinergi adalah kunci untuk menghadirkan perkeretaapian yang andal, terhubung, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Humas BTP Jakarta

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.