Bimtek Pengawasan Prasarana Perkeretaapian Perkuat Kompetensi SDM dan Pemanfaatan Teknologi Modern

13-05-2026 / 25 Views

Bandung — Direktorat Prasarana Perkeretaapian menyelenggarakan Bimbingan Teknis Strategi Peningkatan Pengawasan Prasarana Perkeretaapian Melalui Peran Balai Teknik Perkeretaapian dan Satuan Pelayanan pada 11–13 Mei 2026 di Bandung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat koordinasi antarunit kerja, serta mendorong penerapan teknologi modern dalam pengawasan prasarana perkeretaapian guna mendukung transportasi kereta api yang aman, andal, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Subdirektorat dan Balai Teknik Perkeretaapian di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Kasubdit Jalur dan Bangunan KA Wilayah II, Catur Wicaksono, menyampaikan bahwa pengawasan dan perawatan prasarana perkeretaapian merupakan faktor utama yang menentukan tingkat keselamatan. "Oleh karena itu, diperlukan langkah pemeriksaan, pengawasan, dan perawatan yang terukur, sistematis, dan berkesinambungan agar seluruh prasarana dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan standar teknis yang berlaku ," tambahnya.

Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber yakni Ir. Djoko Murwono selaku Akademisi Universitas Gadjah Mada, Muhammad Arifudin selaku Executive Vice President Track and Bridge PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta Roy Pontoh  selaku Tenaga Ahli Jalan Rel Konsultan Manajemen IMO Tahun 2025. Para narasumber memberikan wawasan teknis dan strategis terkait pengawasan, pemeliharaan, serta pengembangan prasarana perkeretaapian nasional.

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya keterpaduan tahapan pembangunan prasarana perkeretaapian, mulai dari perencanaan, konstruksi, operasional, hingga pemeliharaan. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti Railway Infrastructure Maintenance Management System (RIMMS), Structural Health Monitoring System (SHMS), sensor IoT, big data, machine learning, dan sistem monitoring berbasis data dinilai mampu meningkatkan efektivitas inspeksi dan efisiensi pemeliharaan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi pengawasan yang telah diperoleh di wilayah kerja masing-masing. Dengan penguatan kompetensi SDM, pemanfaatan teknologi modern, serta sinergi antarunit kerja, pengawasan prasarana perkeretaapian diharapkan semakin optimal. (DPP)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.