DJKA Tegaskan Kembali Dukungan SRRL melalui Koordinasi dengan Chodai
22-06-2026 / 36 ViewsSurabaya - Setelah memasuki proses pengerjaan Detail Engineering Design (DED) oleh Chodai, perusahaan konsultan asal Jepang, proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) dipastikan akan berjalan sesuai rencana. Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Chodai bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya dan PT KAI Daop 8 Surabaya.
Dalam rapat koordinasi ini, dibahas beberapa hasil sementara penyusunan DED tersebut, mulai dari perencanaan infrastruktur, rencana pengembangan, peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, dan rekomendasi teknis dalam pembangunan. Kepala BTP Kelas I Surabaya DJKA Denny Michels Adlan menyebutkan, langkah ini sangat penting mengingat pembangunan SRRL ini akan terdapat berbagai tantangan yang perlu segera dipetakan.

“Khususnya pada area depo yang rencananya akan dibangun di Sidotopo dan rekayasa lalu lintas berikut peningkatan keselamatannya,” ucapnya.
Denny juga menambahkan, pembangunan ini butuh sinergi dan kolaborasi banyak pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Manakala nantinya dibutuhkan keterlibatan pemerintah dalam penanganan dampak sosial, perlu didiskusikan lebih lanjut dengan mengundang pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kota Surabaya,” ujarnya.
Menurut Denny, hal ini berpotensi menimbulkan dampak sosial mengingat pada SRRL Fase I-B akan ada banyak warga terdampak sehingga langkah penanganannya harus dikaji secara matang lintas instansi. Selain itu, rapat koordinasi ini juga membahas tentang dampak yang akan terjadi jika pembangunan SRRL dilakukan.

Chodai menyebut, beberapa jembatan KA, jalur KA, dan stasiun-stasiun akan mengalami penyesuaian. Menurut Denny, hal ini harus dipastikan agar tidak mengganggu perjalanan KA.
“Ini jadi salah satu kajian yang akan cukup komprehensif, contohnya di JPL Jalan Jagir Wonokromo. Harus dihitung potensi kemacetan akibat headway kereta nantinya dan ini dapat diteruskan ke Pemerintah Kota Surabaya untuk dijadikan dasar pembangunan ke depan,” ungkap Denny.
“Terlebih, kita harus mengintegrasikan dengan rencana proyek lain yang mendukung SRRL, seperti Flyover Taman Pelangi dan Flyover Gedangan,” pungkasnya.

Terpisah, EVP PT KAI Daop 8 Surabaya Daniel Johannes Hutabarat mengaku bangga dengan adanya SRRL di Kota Surabaya. Ia pun berharap agar segala proses proyek SRRL ini dapat berjalan lancar demi kemajuan transportasi di Kota Surabaya dan sekitarnya.
“Kami siap membantu apa yang diperlukan. Semoga semuanya lancar dan bermanfaat untuk Indonesia, terutama Kota Surabaya dan sekitarnya,” ujarnya.
(VE)

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.