Hunian Vertikal TOD Manggarai: Mendorong Integrasi Hunian dan Transportasi Publik
21-08-2026 / 5 ViewsKementerian Perhubungan terus mendorong pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) sebagai salah satu pendekatan dalam mewujudkan kawasan perkotaan yang terintegrasi dengan sistem transportasi publik. Konsep tersebut menempatkan akses dan konektivitas transportasi publik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan dan pengembangan kawasan hunian.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui groundbreaking Hunian Vertikal TOD Manggarai yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Kelurahan Manggarai, Jakarta. Pembangunan ini menjadi salah satu langkah dalam mendorong tersedianya hunian yang berada dalam kawasan dengan akses transportasi publik yang memadai, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.
Kegiatan groundbreaking dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Rissal Wasal, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin, serta Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu.
Pada tahap awal, pembangunan Hunian Vertikal TOD Manggarai akan dilakukan pada Blok F dan Blok G dengan luas kawasan sekitar 2,19 hektare. Pembangunan tersebut direncanakan menghasilkan sebanyak 1.232 unit hunian yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. Sementara itu, secara keseluruhan, kawasan TOD Manggarai direncanakan berkembang menjadi kawasan yang menyediakan 3.740 unit hunian dan 150 unit retail.
Pengembangan kawasan ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang memiliki keterhubungan dengan jaringan transportasi publik. Melalui konsep TOD, masyarakat diharapkan memiliki pilihan mobilitas yang lebih beragam dengan mengutamakan penggunaan transportasi publik dalam mendukung perjalanan sehari-hari.
Dalam konteks pengembangan kawasan Manggarai, keberadaan Stasiun Manggarai menjadi salah satu elemen penting dalam membangun konektivitas kawasan. Stasiun Manggarai merupakan salah satu simpul transportasi perkeretaapian yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat. Kedekatan antara hunian dan layanan transportasi publik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penghuni untuk mengakses tempat kerja, fasilitas pendidikan, pusat layanan, maupun berbagai pusat kegiatan lainnya.
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian mendukung pengembangan kawasan yang menempatkan transportasi publik sebagai bagian penting dalam perencanaan hunian. Integrasi tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong pola mobilitas masyarakat yang lebih efisien.
Konsep TOD juga memberikan ruang bagi terciptanya kawasan yang lebih terhubung, dengan mengintegrasikan fungsi hunian, transportasi, dan aktivitas pendukung dalam satu kawasan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh tempat tinggal, tetapi juga akses yang lebih dekat terhadap berbagai kebutuhan mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Pengembangan TOD Manggarai diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan yang mengedepankan keterpaduan antara pembangunan hunian dan transportasi. Kehadiran hunian yang terintegrasi dengan jaringan perkeretaapian juga dapat mendukung terciptanya perjalanan yang lebih efektif, sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai pilihan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan.
Groundbreaking Hunian Vertikal TOD Manggarai menjadi langkah awal dari pengembangan kawasan yang menghubungkan kebutuhan hunian dengan sistem transportasi publik. Melalui sinergi antara pemerintah, penyelenggara perkeretaapian, dan pemangku kepentingan terkait, pengembangan kawasan ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan hunian yang terkoneksi, mudah diakses, dan selaras dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.