DJKA Perkuat Penilaian Kualitas Jalan Rel, Dukung Perjalanan Kereta Api yang Selamat dan Andal

08-10-2026 / 1 Views

Bekasi, 8 Oktober 2026 — Perjalanan kereta api yang selamat dan nyaman tidak terlepas dari kondisi jalan rel yang terjaga dengan baik. Untuk memastikan kualitas jalan rel dapat dinilai secara objektif dan terukur, Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Direktorat Prasarana Perkeretaapian memperkuat penerapan Track Quality Index (TQI) sebagai acuan dalam mengevaluasi kondisi geometrik jalan rel.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pedoman Penentuan Kategori Indeks Kualitas Jalan Rel (Track Quality Index/TQI). Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman para pemangku kepentingan dalam menilai kualitas jalan rel, sekaligus mendorong pengelolaan prasarana perkeretaapian yang lebih terencana dan berbasis data.

Mewakili Plt. Direktur Prasarana Perkeretaapian, Arief Sudyatmoko, menyampaikan bahwa TQI merupakan indeks yang digunakan untuk menilai kualitas geometrik jalan rel berdasarkan parameter yang telah ditetapkan.

"Track Quality Index (TQI) menjadi salah satu instrumen penting dalam menggambarkan kualitas jalan rel berdasarkan hasil pengukuran parameter geometrik lintasan," ungkap Arief Sudyatmoko.

Penerapan pedoman TQI mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor KP-DJKA 35 Tahun 2026 tentang Pedoman Penentuan Kategori Indeks Kualitas Jalan Rel (Track Quality Index). Pedoman tersebut mencakup parameter geometrik jalan rel, metode pengolahan data, serta keterkaitan kategori kualitas jalan rel dengan kecepatan maksimum lintas.

Hasil penilaian TQI dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi lintasan, mengidentifikasi lokasi yang memerlukan perhatian khusus, serta menentukan prioritas pemeriksaan dan pemeliharaan. Dengan demikian, penanganan prasarana dapat direncanakan secara lebih terarah berdasarkan hasil pengukuran dan evaluasi kondisi jalan rel.

Arief juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penerapan pedoman TQI secara konsisten.

"Kolaborasi  yang  baik  akan mendukung  penerapan  pedoman TQI secara konsisten dan efektif sekaligus mendorong pengambilan keputusan yang berbasis data sehingga terwujud prasarana  perkeretaapian  yang  semakin  andal,  selamat,  terukur,  dan 
berkelanjutan," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktorat Prasarana Perkeretaapian menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Sri Atmaja P. Rosyidi dan Ir. Dian Setiawan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Keduanya memberikan pemahaman mengenai pedoman penentuan kategori TQI dan penerapannya dalam evaluasi kualitas jalan rel.

Melalui penerapan pedoman TQI secara konsisten, DJKA mendorong pengelolaan dan pemeliharaan prasarana perkeretaapian yang semakin terukur dan berbasis data. Upaya ini diharapkan dapat mendukung peningkatan keandalan prasarana serta mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat dan nyaman bagi masyarakat.

(DPP).

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.