Simpul Transportasi Yogyakarta Diprediksi Padat Saat Lebaran 2026, Layanan Kereta Jadi Andalan
21-02-2026 / 14 ViewsYogyakarta – Kementerian Perhubungan memproyeksikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Oleh karena itu, kesiapan sarana, prasarana, serta layanan transportasi terus dimatangkan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, nyaman, dan terkendali.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa DIY merupakan salah satu pusat pergerakan utama saat Lebaran, baik untuk mudik maupun wisata, sehingga dibutuhkan kesiapan operasional dan pengendalian transportasi yang terkoordinasi lintas sektor. Hal tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X di Kantor Gubernur DIY, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan hasil survei, DIY menempati peringkat keempat sebagai provinsi tujuan favorit nasional dengan potensi sekitar 8,2 juta perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Beberapa simpul transportasi di Yogyakarta diprediksi mengalami kepadatan tinggi. Stasiun Yogyakarta diproyeksikan menjadi stasiun tujuan terpadat dengan sekitar 867 ribu penumpang, disusul Stasiun Lempuyangan sekitar 551 ribu penumpang. Sementara itu, Yogyakarta International Airport diperkirakan menjadi bandara tujuan terpadat keempat dengan sekitar 513 ribu penumpang.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian turut hadir, termasuk Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono serta Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar.
Dari perspektif Direktorat LLAKA, kesiapan layanan kereta api menjadi perhatian utama mengingat tingginya proyeksi pergerakan penumpang menuju DIY. Pada Angkutan Lebaran 2026, pemerintah menyediakan kapasitas angkutan kereta api bagi 28.182 penumpang serta fasilitas angkutan motor gratis untuk 11.900 unit sepeda motor pada periode mudik 13–19 Maret 2026 dan arus balik 24–30 Maret 2026, yang melayani lintas utara, tengah, dan selatan. Stasiun Lempuyangan menjadi salah satu tujuan utama layanan angkutan motor gratis pada lintas tengah dan selatan.
Direktorat LLAKA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan operator, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan keselamatan perjalanan, kelancaran operasional, serta kesiapan sarana dan prasarana selama periode Angkutan Lebaran.
Selain kereta api, Kementerian Perhubungan juga kembali menyelenggarakan program mudik gratis dengan menyediakan 401 unit bus untuk 15.834 penumpang dan 8 unit truk untuk 240 sepeda motor. Terminal Giwangan menjadi salah satu lokasi keberangkatan truk pada masa arus balik.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pengoperasian tol fungsional Prambanan–Purwomartani, antisipasi kemacetan akibat pasar tumpah, pengaturan lalu lintas di kawasan wisata seperti Malioboro, Kaliurang, Parangtritis, dan Pantai Baron, serta peningkatan kewaspadaan pada 46 perlintasan sebidang melalui penambahan penjaga lintasan.
Sebagai bagian dari kesiapan nasional, Kementerian Perhubungan juga mendorong pembentukan Posko Pelayanan dan Monitoring Angkutan Lebaran, penyediaan layanan kesehatan pengemudi, serta penyampaian informasi berkala kepada masyarakat terkait keselamatan perjalanan, cuaca, dan kondisi lalu lintas.
(MK)

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.