Dukungan Pemasaran UMKM di Simpul Transportasi, Perkeretaapian Perkuat Peran Layanan dan Konektivitas

24-02-2026 / 15 Views

Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui jajaran perkeretaapian menyatakan dukungan penuh terhadap program perluasan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di simpul-simpul transportasi publik. Dukungan tersebut mengemuka saat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau langsung penjualan produk lokal di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono serta Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar sebagai bentuk komitmen sektor perkeretaapian dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional melalui transportasi publik. Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa integrasi pemasaran produk UMKM di jaringan transportasi merupakan langkah strategis yang membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku usaha lokal. Menurutnya, sarana dan prasarana transportasi, khususnya kereta api, memiliki potensi besar karena jumlah penumpangnya yang terus meningkat setiap tahun.

Ia juga berharap program tersebut tidak hanya berkembang di lingkungan perkeretaapian, tetapi dapat diperluas ke berbagai moda lain seperti terminal, bus, pelabuhan, kapal, hingga bandara, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Menteri Perdagangan menjelaskan bahwa sinergi dengan BUMN sektor kereta api menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan daya saing sekaligus popularitas produk UMKM di dalam negeri. Saat ini, produk hasil kurasi Kementerian Perdagangan mulai dipasarkan di sejumlah jalur kereta antarkota dengan potensi pasar mencapai sekitar 51 juta penumpang per tahun. Dari puluhan perusahaan yang dikurasi, beberapa produk telah hadir di layanan kereta maupun fasilitas Loko Cafe.

Dari perspektif Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, kehadiran produk UMKM di ekosistem perkeretaapian tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang.

Direktorat LLAKA memandang bahwa pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan—termasuk penyediaan produk lokal unggulan di kereta maupun kawasan stasiun—merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan angkutan penumpang yang aman, nyaman, dan bernilai tambah.

Selain itu, pemanfaatan simpul transportasi sebagai ruang promosi ekonomi lokal juga sejalan dengan kebijakan penguatan integrasi transportasi nasional, di mana stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik naik turun penumpang, tetapi juga sebagai pusat aktivitas publik dan ekonomi.

Dengan kolaborasi lintas kementerian dan dukungan operator perkeretaapian, Direktorat LLAKA optimistis program pemasaran UMKM di transportasi publik dapat terus diperluas, menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran transportasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

(MK)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.