Perkuat Kapasitas KPBU Sektor Perkeretaapian, Direktorat LLAKA Gelar Peningkatan Kompetensi SDM Bersertifikat Ahli Pratama

02-03-2026 / 16 Views

Bandung, 2 Maret 2026 – Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, secara resmi memulai kegiatan Peningkatan Kompetensi SDM Bidang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bersertifikat Ahli Pratama pada 2 Maret 2026 di Bandung.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, yang hadir dan menyampaikan arahan secara daring melalui Zoom. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pembangunan perkeretaapian nasional saat ini menghadapi tantangan kebutuhan pendanaan yang besar, baik untuk pengembangan jaringan, peningkatan kualitas layanan, maupun optimalisasi aset negara.

Menurutnya, skema KPBU tidak hanya dipandang sebagai alternatif pembiayaan, tetapi merupakan pendekatan strategis yang menuntut perencanaan matang, pengelolaan risiko yang tepat, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Keberhasilan implementasi KPBU sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang memahami seluruh siklus proyek, mulai dari tahap perencanaan, penyiapan, transaksi hingga pengawasan, sehingga proyek benar-benar memberikan nilai tambah dan manfaat publik yang optimal,” ujar Arif Anwar.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Direktorat LLAKA, Balai Teknik Perkeretaapian, serta Balai Pengelola Kereta Api.

Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang meliputi:

  • Pengantar umum KPBU dan praktik implementasi di Indonesia

  • Penyusunan studi pendahuluan dan business case

  • Penyusunan Value for Money (VfM) dan strategi distribusi risiko

  • Konsultasi publik dan market sounding

  • Alokasi risiko dan penjaminan pemerintah

  • Tahapan transaksi serta penyusunan perjanjian KPBU

Selain materi teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi kelompok, latihan identifikasi risiko, simulasi penyusunan analisis VfM secara kuantitatif dan kualitatif, serta diakhiri dengan uji sertifikasi Ahli Pratama sebagai bentuk pengukuran kompetensi secara objektif.

Proyek perkeretaapian merupakan proyek padat modal dengan risiko teknis dan komersial yang signifikan, serta memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan publik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi aparatur menjadi faktor kunci dalam memastikan pelaksanaan KPBU berjalan efektif, efisien, dan tetap mengedepankan kepentingan negara.

Keberagaman latar belakang peserta diharapkan dapat memperkaya perspektif serta memperkuat koordinasi lintas fungsi dalam pengelolaan proyek KPBU di sektor perkeretaapian. Para peserta diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga menjadi penggerak dan rujukan dalam pengembangan KPBU di unit kerja masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Direktorat LLAKA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas SDM perkeretaapian guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, efisien, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

(MK)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.