Kereta Api Dominasi Angkutan Lebaran 2026, Layani 7,31 Juta Penumpang
30-03-2026 / 13 ViewsJakarta, 30 Maret 2026 – Masa penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H) secara resmi berakhir pada Senin (30/3). Penutupan posko dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, sebagai penanda berakhirnya pemantauan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Kegiatan penutupan posko turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Perhubungan, termasuk Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono serta Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 berjalan dengan baik dan menunjukkan kinerja yang positif di berbagai moda transportasi.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, moda transportasi kereta api menjadi yang paling dominan dengan jumlah penumpang mencapai 7,31 juta orang. Angka tersebut meningkat 10,13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 6,64 juta penumpang.
Tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api juga terlihat dari pola pergerakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran. Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik berlangsung pada H+3 hingga H+8, dengan volume penumpang yang tetap tinggi hingga mendekati akhir periode layanan.
Selain itu, program stimulus ekonomi berupa diskon tarif kereta api turut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengguna. Tercatat sebanyak 1.295.094 penumpang memanfaatkan program tersebut atau sekitar 100,8 persen dari kuota yang disediakan.
Di sisi lain, program Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) yang dibuka hingga 30 Maret 2026 juga menunjukkan capaian yang menggembirakan. Program ini berhasil merealisasikan pengangkutan 12.385 unit sepeda motor atau 104,07 persen dari target, yang melayani tiga koridor utama yaitu Lintas Utara, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan.
Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, operator transportasi, maupun seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 ini juga menjadi momentum evaluasi bagi Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, serta keandalan transportasi publik, khususnya pada masa Angkutan Lebaran di tahun-tahun mendatang.
(MK)

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.