Sinergi Industri dan Pendidikan, Balai Perawatan Dukung Pelaksanaan Diklat Perkeretaapian

20-04-2026 / 24 Views

Balai Perawatan Perkeretaapian menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor perkeretaapian melalui fasilitasi kegiatan Praktik Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perawatan Sarana Tingkat Pelaksana Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PT Vinusa Teknindo Prima, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, dan Balai Perawatan Perkeretaapian, yang dilaksanakan di Workshop Ngrombo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Diklat tersebut diikuti oleh 15 (lima belas) pegawai dari PT Vinusa Teknindo Prima dan diselenggarakan melalui metode pembelajaran terpadu yang mencakup penyampaian materi teori dan praktik lapangan. Kegiatan pembelajaran teori telah dilaksanakan secara daring pada tanggal 6 sampai dengan 8 April 2026. Selanjutnya, kegiatan praktik dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 16 April 2026 di Workshop Ngrombo.

Kegiatan pembukaan praktik diklat dilaksanakan pada Kamis (9/4/2026), bertempat di Ruang Aula Lokomotif CC300, Workshop Ngrombo. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Prayudi Kepala Balai Perawatan Perkeretaapian, dan dihadiri oleh Herly Novriadi selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Perawatan Perkeretaapian, Dedi Humaidi selaku Kepala Seksi Perawatan Berkala, Artha Eka Wijaya selaku Kepala Seksi Perawatan Berat, serta Muhammad Nurhadi selaku Wakil Direktur I Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Perawatan Perkeretaapian menyampaikan bahwa penyelenggaraan diklat ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM perkeretaapian yang berkelanjutan. “Balai Perawatan Perkeretaapian mendukung penuh pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan keterampilan teknis tenaga pelaksana di bidang perawatan sarana perkeretaapian, menyiapkan SDM yang kompeten dan profesional, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi perkeretaapian yang semakin modern,” ujar Prayudi.

Pelaksanaan sesi praktik menjadi bagian penting dalam keseluruhan rangkaian diklat, mengingat peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan secara langsung materi yang telah diperoleh selama sesi teori. Workshop Ngrombo sebagai lokasi praktik menyediakan fasilitas, sarana perkeretaapian, serta peralatan pendukung perawatan yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

 

 

Dalam kegiatan ini, peserta memanfaatkan berbagai sarana perkeretaapian milik Balai Perawatan Perkeretaapian, antara lain gerbong datar, multi tie tamper, dan lokomotif cc 300 sebagai objek praktik. Selain itu, tersedia pula berbagai peralatan teknis pendukung, di antaranya wheel diameter digital, wheel diameter analog, back to back gauge, wheel profile analog, anemometer, sound level meter, thermogun, serta lain sebagainya yang digunakan dalam proses pembelajaran praktik.

 

 

Ketersediaan fasilitas dan peralatan tersebut memungkinkan peserta untuk memperoleh pengalaman praktik yang komprehensif, khususnya dalam kegiatan pengukuran, dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis serta memahami implementasi prosedur kerja secara tepat di lapangan.

Penyelenggaraan diklat ini merupakan bentuk sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan dalam rangka mendukung pengembangan SDM perkeretaapian yang unggul dan berdaya saing. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.

Lebih lanjut, Balai Perawatan Perkeretaapian juga memberikan kesempatan kepada berbagai pihak, baik instansi pemerintah, badan usaha, maupun lembaga pendidikan, untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki dalam rangka kegiatan pelatihan, pendidikan, maupun kegiatan lainnya yang relevan. Pemanfaatan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui skema tersebut, Balai Perawatan Perkeretaapian tidak hanya berperan sebagai unit pelaksana teknis, tetapi juga sebagai fasilitator dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM perkeretaapian secara nasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan, keandalan, dan pelayanan transportasi perkeretaapian di Indonesia.

Balai Perawatan Perkeretaapian berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan SDM perkeretaapian yang profesional, kompeten, dan berorientasi pada keselamatan. Diharapkan, kegiatan diklat ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peserta serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sektor perkeretaapian secara berkelanjutan. (Galuh)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.