Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang saat ini membangun tempat penyimpanan sarana milik negara di Kawasan Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman. Tempat tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat penyimpanan berbagai aset perkeretaapian.
Berita
- Beranda
- Berita
Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang melalui Satuan Pelayanan Padang Panjang melakukan tinjauan lapangan atas ditemukannya gerusan pada pilar jembatan BH 310 KM 93+100 bentang 2X8 meter antara Stasiun Sumpur—Stasiun Batu Tabal. Jembatan kereta api yang berstatus non aktif tersebut kerap dilalui masyarakat sebagai jalur alternatif terdekat menuju jalan raya.
Perkeretaapian memiliki sejarah yang panjang di Sumatera Barat (Sumbar). Mulai dari zaman penjajahan Belanda dengan pembangunan jalur Pulau Aie ke Padang Panjang yang diresmikan pada tahun 1887 silam hingga akhirnya diteruskan sampai ke Bukittinggi, Payakumbuh dan beberapa daerah lainnya untuk mengangkut hasil alam seperti biji kopi hasil tanam paksa dari pedalaman Sumbar yang akan diekspor ke Eropa.
Kereta Api Minangkabau Ekspres yang memiliki relasi Stasiun Padang (Simpang Haru, Kota Padang) menuju Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (Stasiun BIM), Kabupaten Padang Pariaman diminati masyarakat yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang dari Bandara Internasional Minangkabau.
Arus balik mudik terjadi pada H+4 lebaran Idulfitri 2024 yakni pada 15 April 2024. Hal ini ditandai dengan naiknya jumlah penumpang Kereta Api Minangkabau Ekspres sebanyak 80% dari tahun lalu.
Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang bersama Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI dan stakeholder lainnya melakukan Sosialisasi Promosi Keselamatan Perkeretaapian di perlintasan sebidang kereta api jelang lebaran dengan tema ‘Budaya Keselamatan merupakan Tanggung Jawab Bersama’.
Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang mengungkapkan kasus pencurian kabel early warning system (EWS) atau kabel peringatan dini kereta api di EWS 17 KM 23+755 petak TAB-DUK pada 1 April 2024.
Peran pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaraan pembangunan sangat diperlukan. Artinya, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Mengingat belum kembali beroperasinya Kereta Api Mak Itam pada jalur Stasiun Sawahlunto—Stasiun Muarokalaban, membuat jalur tersebut menjadi non aktif sementara waktu. Untuk itu, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Sawahlunto melakukan monitoring jalur demi menjaga dan mengawasi jalur agar tetap steril dan tidak digunakan masyarakat tanpa izin.
Sumatera Barat (Sumbar) memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelancong dalam dan luar kota bahkan juga luar negeri. Mulai dari keindahan alam, budaya, sejarah, kuliner dan lainnya ada di Sumbar.
