Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang menyelenggarakan kegiatan Sharing and Transfer of Knowledge terkait Tata Cara Pengisian Formulir Penilaian Daerah Rawan dan Bencana Perkeretaapian.

13-10-2026 / 6 Views

Palembang, 13 Oktober 2026 – Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang melaksanakan kegiatan Sharing and Transfer of Knowledge dengan materi Tata Cara Pengisian Formulir Penilaian Daerah Rawan dan Bencana Perkeretaapian pada Selasa (13/10). Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang dengan penyampaian materi secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pegawai dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta menilai tingkat risiko bencana di sepanjang jalur kereta api. Materi disampaikan oleh Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, S.T., M.Sc.Eng., PG-Cert., Ph.D., P.Eng., IPU, ASEAN Eng., CPPM., APRM., Dip. Project Management.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa identifikasi dan penilaian daerah rawan bencana merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian. Berbagai potensi bencana, seperti tanah longsor, amblesan, pergerakan tanah, gempa bumi, serta kondisi lingkungan lainnya, perlu diidentifikasi untuk mengantisipasi gangguan terhadap infrastruktur dan perjalanan kereta api.

Proses identifikasi tersebut perlu mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain karakteristik wilayah, kondisi geologi, kemiringan lereng, penggunaan lahan, curah hujan, serta riwayat kejadian bencana di lokasi yang diperiksa. Informasi tersebut menjadi dasar dalam memahami tingkat kerawanan suatu wilayah dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Tata Cara Pengisian Formulir Survei dan Penilaian Risiko

Salah satu materi utama yang dibahas dalam kegiatan ini adalah tata cara pengisian formulir survei untuk mengumpulkan data kondisi lokasi yang berpotensi mengalami bencana. Formulir tersebut memuat informasi mengenai identitas segmen jalur, lokasi dan koordinat, status jalur, kondisi medan, karakteristik lereng, serta kondisi geologi dan lingkungan sekitar.

Pengisian formulir harus dilakukan secara cermat berdasarkan kondisi aktual di lapangan dan data pendukung yang tersedia. Sebelum survei dilaksanakan, diperlukan persiapan berupa pengumpulan data awal, penelaahan peta, diskusi teknis, serta pengarahan kepada petugas survei. Tahapan ini diperlukan agar proses pengumpulan data dapat berjalan secara sistematis dan menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut.

Hasil survei selanjutnya menjadi bahan untuk menilai tingkat kerawanan dan risiko pada lokasi yang diperiksa. Dalam proses tersebut, terdapat empat komponen utama yang perlu diperhatikan, yaitu hazard (bahaya), vulnerability (kerentanan), exposure (paparan), dan kapasitas. Keempat komponen ini digunakan untuk memahami potensi terjadinya bencana, kondisi yang memengaruhi kerentanan suatu wilayah, unsur yang berpotensi terdampak, serta kemampuan yang tersedia untuk mencegah dan mengurangi dampaknya.

Berdasarkan hasil analisis, tingkat risiko dapat dinilai secara kualitatif maupun kuantitatif, sesuai dengan ketersediaan data, metode yang digunakan, dan kebutuhan analisis. Hasil penilaian tersebut kemudian menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas penanganan dan menyusun rencana pengawasan pada lokasi yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Pemanfaatan Pemetaan untuk Mendukung Pengawasan Jalur Kereta Api

Selain pengisian formulir dan penilaian risiko, kegiatan ini juga membahas pentingnya pemetaan daerah rawan bencana sebagai bagian dari perencanaan dan pengawasan jalur kereta api. Data lokasi, koordinat, riwayat kejadian bencana, dan kondisi geografis perlu dihimpun serta dikelola secara terstruktur agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan.

Dalam mendukung proses tersebut, pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG/GIS), termasuk perangkat lunak ArcGIS, turut dibahas sebagai sarana untuk membantu pemetaan dan pengelolaan informasi spasial. Data yang telah tersedia perlu diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi terkini di lapangan agar informasi mengenai daerah rawan bencana tetap relevan.

Pemantauan dan evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk mengetahui perubahan kondisi lokasi serta perkembangan tindak lanjut penanganan. Data historis dan catatan penanganan sebelumnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan verifikasi ulang, pemantauan lanjutan, serta penilaian terhadap efektivitas penanganan yang telah dilakukan.

Bagi Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang, ketersediaan data yang akurat dan hasil verifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pengawasan. Dengan informasi yang tersusun secara sistematis, potensi risiko dapat diidentifikasi dengan lebih terarah sehingga kebutuhan penanganan dapat dipertimbangkan berdasarkan kondisi dan tingkat risiko di setiap lokasi.

Melalui kegiatan Sharing and Transfer of Knowledge ini, diharapkan pegawai memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara pengisian formulir survei, identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, serta pemetaan daerah rawan bencana perkeretaapian. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung perencanaan pengawasan yang lebih terarah, penentuan prioritas penanganan, dan evaluasi secara berkelanjutan dalam rangka menjaga keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian.

 

Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang
Direktorat Jenderal Perkeretaapian – Kementerian Perhubungan
Instagram: btppalembang | YouTube: btppalembang

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.