Pembahasan Pendahuluan Studi Masterplan Jalur Kereta Api Pulau Kalimantan untuk Mendukung Konektivitas Nasional dan IKN

23-06-2026 / 11 Views

Jakarta, 23 Juni 2026 – Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Bagian Perencanaan dan Keuangan telah melaksanakan rapat pembahasan pendahuluan Studi Pemutakhiran Masterplan Jalur Kereta Api di Pulau Kalimantan bersama perwakilan masing-masing Bagian di lingkungan Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian, perwakilan Tim Teknis Satuan Kerja Kantor Pusat PPTKA, perwakilan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, perwakilan Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan, perwakilan Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), perwakilan pemerintah provinsi di wilayah Kalimantan, serta perwakilan tim konsultan/tenaga ahli. Rapat tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyusunan dokumen pemutakhiran Masterplan melalui penyelarasan masukan dari kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Proses ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif, adaptif terhadap perkembangan wilayah, serta sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah ditetapkan.

Pembahsan pendahuluan Studi ini bertujuan meninjau kembali arah kebijakan dan rencana pengembangan jaringan kereta api di Pulau Kalimantan dengan mempertimbangkan perkembangan tata ruang, kebutuhan angkutan penumpang dan barang, serta aspirasi pemerintah daerah dan sektor swasta. Pembahasan pendahuluan Studi juga mencakup reviu terhadap berbagai dokumen perencanaan nasional dan daerah, analisis kebutuhan sarana dan prasarana hingga 20 tahun ke depan, kajian kelayakan teknis, finansial, dan ekonomi, serta penyusunan alternatif pembiayaan di luar APBN. Pengembangan jaringan perkeretaapian di Kalimantan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarmoda, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya yang selama ini mendominasi distribusi komoditas. Kalimantan dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan angkutan kereta api, terutama dalam mendukung distribusi komoditas unggulan seperti batu bara dan kelapa sawit. Di sisi lain, keberadaan Ibu Kota Nusantara menjadi faktor strategis yang mendorong perlunya sistem transportasi massal yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam penyusunan Masterplan, berbagai pendekatan digunakan, mulai dari sistem transportasi terpadu, analisis spasial berbasis koridor, evaluasi multikriteria, hingga pendekatan khusus yang mempertimbangkan karakteristik geografis Kalimantan. Kajian juga mengakomodasi tantangan pembangunan pada kawasan gambut, perlindungan lingkungan hidup, serta pengembangan kawasan IKN melalui konsep Transit Oriented Development (TOD). Selain itu, Masterplan dirancang untuk mengintegrasikan jaringan kereta api dengan pelabuhan, bandar udara, jalan nasional, dan kawasan industri sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik secara lebih efisien.

Badan Otorita IKN menyampaikan dukungan terhadap penyusunan Masterplan sebagai dasar pengembangan jaringan perkeretaapian yang terintegrasi di Pulau Kalimantan. Otorita IKN menilai bahwa trase yang telah tercantum dalam Masterplan sebelumnya maupun RIPNAS perlu dikaji kembali agar selaras dengan kebutuhan pengembangan kawasan IKN, khususnya pada koridor Balikpapan–IKN dan IKN–Samarinda. Badan Otorita IKN juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan data dan hasil kajian yang telah dimiliki guna mendukung penyempurnaan dokumen.

Perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan menegaskan pentingnya integrasi jaringan kereta api dengan berbagai moda transportasi lainnya, termasuk pelabuhan, bandar udara, jalan nasional, dan jalan tol. Selain itu, aspek kesiapan lahan dan mitigasi konflik pengadaan tanah juga dinilai perlu menjadi perhatian sejak tahap awal perencanaan agar implementasi pembangunan dapat berjalan lebih efektif. Penyusunan Masterplan diharapkan dapat memanfaatkan seluruh dokumen perencanaan yang telah tersedia, memperkuat analisis rantai pasok logistik, memperjelas fungsi setiap koridor apakah berorientasi pada angkutan barang, penumpang, atau kombinasi keduanya, serta menyelaraskan pengembangan jaringan dengan arah pembangunan Ibu Kota Nusantara. Dokumen Masterplan juga diharapkan mampu menjadi acuan utama dalam penyusunan kebijakan pengembangan perkeretaapian di Pulau Kalimantan.

Pentingnya analisis kebutuhan sarana pada setiap koridor, kajian kondisi geoteknik, pemetaan kawasan rawan bencana, serta identifikasi lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi sebagai dasar peningkatan keselamatan perkeretaapian. Selain itu, aspek regulasi, pembiayaan, pengembangan sumber daya manusia, dan keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian dalam penyempurnaan dokumen.

Perwakilan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Barat mengusulkan verifikasi terhadap trase yang telah berubah akibat perkembangan kawasan. Kalimantan Utara mendorong agar koridor Tanjung Selor–Mangkupadi menjadi salah satu prioritas pengembangan untuk mendukung kawasan industri dan pelabuhan internasional. Perwakilan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Selatan menekankan pentingnya sinkronisasi dengan RT/RW serta pelibatan pemerintah kabupaten/kota dalam pembahasan trase. Sementara itu, perwakilan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Tengah mengusulkan konektivitas langsung menuju kawasan IKN, sedangkan perwakilan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Timur menyampaikan bahwa dokumen Rencana Induk Perkeretaapian Provinsi dapat menjadi referensi dalam penyusunan Masterplan.

Melalui penyusunan Masterplan ini, Kementerian Perhubungan bersama para pemangku kepentingan berkomitmen menghadirkan dokumen perencanaan yang mampu menjadi pedoman pembangunan jaringan perkeretaapian yang terintegrasi, berkelanjutan, serta mendukung konektivitas nasional, pengembangan kawasan industri, dan operasional Ibu Kota Nusantara di masa mendatang.

Ikuti terus website djka.kemenhub.go.id untuk update berita seputar Direktorat Jenderal Perkeretaapian agar kamu tidak ketinggalan berita!

Follow akun sosial media kami.
Instagram: ditjenperkeretaapian
Twitter: @perkeretaapian
Youtube: Ditjen Perkeretaapian

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.