Penyusunan Peta Simpul Transportasi Sumatera Utara, Perkuat Kesiapsiagaan Pascabencana

13-01-2026 / 11 Views

MEDAN – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan perencanaan transportasi terpadu pascabencana, dilaksanakan Rapat dan Penyusunan Peta Simpul Transportasi Wilayah Sumatera Utara yang bertempat di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyusunan peta simpul transportasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pemulihan serta peningkatan ketahanan sistem transportasi di wilayah terdampak bencana.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah instansi terkait, antara lain KSOP Utama Belawan, Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Belawan, serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan. Setiap instansi menyampaikan data dan informasi simpul transportasi strategis sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Data yang dihimpun meliputi jaringan jalan nasional, jalur rel kereta api, terminal, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, serta lokasi-lokasi yang terdampak bencana. Seluruh data tersebut kemudian diintegrasikan untuk membentuk peta simpul transportasi wilayah yang komprehensif dan terkoordinasi.

Dalam kondisi pascabencana, peta simpul transportasi terintegrasi antarmoda—meliputi moda laut, udara, darat, dan perkeretaapian—memiliki peran penting dalam mendukung percepatan distribusi bantuan logistik, penentuan jalur alternatif apabila terjadi gangguan pada salah satu simpul, serta pemetaan titik-titik strategis yang dapat difungsikan sebagai pusat distribusi dan evakuasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun peta simpul transportasi Wilayah Sumatera Utara yang akurat dan terpadu sebagai dasar perencanaan kebijakan transportasi ke depan. Peta tersebut juga diharapkan mampu mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesiapsiagaan sistem transportasi dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

(ARH/RZ)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.