MEDAN – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi Jalur Layang Kereta Api Medan–Binjai (JLKAMB), dilakukan pengaturan lalu lintas berupa penyempitan dan penutupan jalan di sekitar perlintasan sebidang kereta api Jalan Putri Hijau/Jalan Yos Sudarso, Kota Medan.
Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan seiring dengan rangkaian pekerjaan pemasangan beton girder (erection girder) sebagai bagian dari pembangunan jalur layang. Pekerjaan ini memerlukan sterilisasi area untuk mencegah potensi risiko terhadap pengguna jalan maupun pekerja konstruksi.
Berdasarkan pengaturan yang diterapkan, penyempitan lajur jalan diberlakukan pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026, sementara penutupan jalan secara penuh di sekitar perlintasan KA Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso dilaksanakan pada 31 Januari hingga 6 Februari 2026. Selama periode tersebut, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan dan diinformasikan kepada masyarakat.
Sebagai langkah pengamanan, pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, untuk sementara waktu dilakukan pengaturan lalu lintas tambahan di ruas Jalan Bambu yang difungsikan menjadi dua arah guna mendukung kelancaran mobilitas kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan.

Kepala BTP Kelas I Medan menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengutamakan aspek keselamatan selama proses pembangunan prasarana perkeretaapian. Pembangunan jalur layang KA Medan–Binjai diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan menghilangkan perlintasan sebidang.
BTP Kelas I Medan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa pekerjaan berlangsung serta mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran proyek strategis ini. Partisipasi aktif masyarakat dengan mematuhi pengaturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan transportasi perkeretaapian yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Ke depan, proyek Jalur Layang KA Medan–Binjai diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan kereta api, memperlancar arus lalu lintas perkotaan, serta mendukung konektivitas transportasi di wilayah Sumatera Utara.
(ARH/RZ)

6 Comment
Jhone Michale
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
jhon doe
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip
Jenifer Hearly
Nov 09 2021
replyLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.