BTP Kelas I Medan Catat Tren Positif Volume Penumpang dan Perluasan Integrasi Layanan KA Srilelawangsa

28-05-2026 / 10 Views

MEDAN – Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan mencatat perkembangan positif pada operasional dan tingkat keterisian penumpang Kereta Api (KA) Srilelawangsa. Layanan kereta api perkotaan ini semakin menjadi pilihan masyarakat Sumatera Utara berkat peningkatan kualitas layanan, perluasan jangkauan perjalanan, serta penguatan integrasi antarmoda transportasi.

Seiring perkembangannya, KA Srilelawangsa telah mengalami berbagai transformasi guna meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pada masa awal operasional, layanan ini menggunakan sarana Kereta Rel Diesel (KRD). Saat ini, layanan relasi Medan–Binjai telah diperpanjang hingga Stasiun Kuala Bingai (PP) dan dioperasikan menggunakan rangkaian kereta yang ditarik lokomotif guna mendukung kebutuhan mobilitas yang terus meningkat.

Selain melayani relasi Medan–Binjai/Kuala Bingai, layanan KA Srilelawangsa juga terintegrasi dengan akses menuju Bandara Internasional Kualanamu melalui pengoperasian Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE). Layanan ini melayani naik dan turun penumpang di sejumlah stasiun strategis, yaitu Stasiun Medan, Bandar Khalipah, Batangkuis, Araskabu, hingga Stasiun Bandara Kualanamu.

Pengembangan layanan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pengguna kereta api. Berdasarkan data BTP Kelas I Medan, volume penumpang pada relasi Medan–Binjai/Kuala Bingai sepanjang tahun 2025 mencapai 2.561.908 penumpang, menjadi capaian tertinggi sejak layanan tersebut beroperasi. Tren positif ini berlanjut pada tahun 2026, di mana hingga periode Januari–April tercatat sebanyak 876.250 penumpang telah menggunakan layanan tersebut.

Peningkatan jumlah pengguna juga terlihat pada layanan relasi Medan–Kualanamu. Sepanjang tahun 2025, layanan ini melayani 1.064.925 penumpang. Sementara itu, pada periode Januari hingga April 2026, jumlah pengguna telah mencapai 375.100 penumpang, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi dengan layanan bandara.

Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang menawarkan perjalanan aman, nyaman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan. Kehadiran layanan yang terintegrasi juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan harian maupun menuju pusat-pusat aktivitas dan transportasi lainnya.

Sebagai unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara, BTP Kelas I Medan terus mendukung pengembangan layanan perkeretaapian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan aspek keselamatan, keandalan prasarana, serta koordinasi dengan operator guna memastikan pelayanan berjalan optimal.

Ke depan, BTP Kelas I Medan akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan, penguatan konektivitas antarmoda, serta pengembangan transportasi publik yang berkelanjutan. Diharapkan keberadaan KA Srilelawangsa dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Sumatera Utara. (ARH/RZ)

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.