BTP Kelas I Medan Dampingi Kemenko Infrastruktur Tinjau Program Keandalan Jalur dan Persiapan KA Trans Sumatera

02-09-2026 / 4 Views
 Infrastruktur
RI
AN
Reza Iman Kaustar, Aulia Nur Arhamni
Humas BTP Medan

MEDAN – Upaya peningkatan keandalan dan pengembangan jaringan transportasi kereta api di Pulau Sumatera terus diakselerasi. Pada 31 Agustus hingga 2 September 2026, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan mendampingi kunjungan kerja yang dipimpin oleh Asisten Deputi Konektivitas Darat dan Perkeretaapian, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Kegiatan strategis ini difokuskan pada dua agenda utama: akselerasi program rehabilitasi prasarana untuk peningkatan keandalan jalur kereta api, serta tinjauan kesiapan infrastruktur guna mendukung integrasi jaringan Kereta Api Trans Sumatera. Peninjauan lapangan mencakup beberapa titik krusial, di antaranya Stasiun Belawan, Stasiun Sei Liput, Stasiun Besitang, Emplasemen Ujung Baru, serta lintas Binjai–Besitang.

Pendampingan Asdep Konektivitas Darat dan Perkeretaapian

Tim BTP Kelas I Medan bersama jajaran Kemenko Infrastruktur saat melakukan peninjauan lapangan terkait program keandalan jalur dan persiapan KA Trans Sumatera. (DOK. BTP KELAS I MEDAN)

Peningkatan Keandalan Jalur Terprogram

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan asesmen komprehensif terhadap kondisi prasarana guna merumuskan langkah peningkatan layanan yang optimal. Fokus utama peninjauan adalah penyiapan program rehabilitasi untuk lintas Binjai–Besitang di Sumatera Utara dan lintas Muara Satu–Kuta Blang di Aceh. Program ini dirancang untuk memastikan kedua lintas tersebut dapat beroperasi maksimal dan andal dalam melayani mobilitas masyarakat.

Untuk memastikan infrastruktur perkeretaapian dibangun dengan standar yang lebih modern dan tangguh (build back better), proses rehabilitasi telah direncanakan secara sistematis. Penyusunan Studi Kelayakan (FS) dan Detailed Engineering Design (DED) direalisasikan pada tahun 2026, yang akan dilanjutkan dengan konstruksi fisik pada tahun 2027 dan 2028. Konektivitas Trans Sumatera dan Pelabuhan

Selain program pemulihan dan peningkatan keandalan, tinjauan juga menyasar pada penguatan konektivitas antarmoda yang menjadi tulang punggung KA Trans Sumatera. Di Stasiun Belawan dan Emplasemen Ujung Baru, koordinasi difokuskan pada optimalisasi konektivitas angkutan barang seperti CPO, BBM, dan peti kemas yang terhubung langsung dengan fasilitas pabrik di kawasan Pelabuhan Belawan untuk menekan biaya logistik nasional.

"Program peningkatan keandalan prasarana dan pengembangan jaringan Trans Sumatera adalah langkah integral. Melalui sinergi lintas sektoral ini, kita memastikan bahwa kajian komprehensif di tahun 2026 akan bermuara pada wujud infrastruktur yang andal pada 2027 dan 2028, yang pada gilirannya akan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah."

BTP Kelas I Medan, yang dalam kunjungan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Prasarana, Muhammad Yusuf, beserta tim teknis, terus berkomitmen untuk mengawal setiap tahapan perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan prasarana. Langkah ini menjadi bagian dari dedikasi BTP Medan dalam mewujudkan sistem transportasi perkeretaapian yang andal, aman, dan berdaya saing di wilayah Sumatera Bagian Utara.

6 Comment

Jhone Michale

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

jhon doe

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiustempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veninostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip

Jenifer Hearly

Nov 09 2021

reply

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod temincidid labore et dolore magna aliqua. Ut enim miniming veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.